Guncangan Emas Global: Anjlok Terseret Dolar, Lalu Bangkit di Tengah Konflik Timur Tengah

Reuters/Bloomberg – 04 Maret 2026 – Pergerakan harga emas pekan ini diwarnai volatilitas ekstrem menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah. Pada awalnya, pergerakan emas gagal menunjukkan tajinya sebagai aset safe haven dan justru anjlok 4,39% pada penutupan perdagangan Selasa ke level terendah sejak 19 Februari, yakni US$ 5.088,6 per troy ons. Penurunan tajam ini turut menyeret perak yang sempat merosot hingga 10%. Namun, harga emas di pasar spot kembali memantul naik sebesar 2,2% menjadi US$ 5.198,58 per ons pada perdagangan Rabu seiring dengan melemahnya dolar AS.

Kejatuhan harga emas pada hari Selasa utamanya dipicu oleh aksi investor yang beralih memburu uang tunai dolar AS untuk likuiditas di tengah ketidakpastian konflik. Momentum ini mendorong Dollar Index menguat 1,5% dalam dua hari beruntun ke level 99,072. Selain itu, ancaman lonjakan harga energi akibat perang di Iran membuat pasar cemas akan tekanan inflasi, sehingga peluang pemangkasan suku bunga The Fed kini diprediksi hanya akan terjadi satu kali sebesar 25 basis poin pada tahun 2026. Sentimen tingginya suku bunga ini memukul daya tarik emas yang merupakan aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset).

Turbulensi di pasar global ini berdampak langsung pada harga emas batangan di dalam negeri. Pada perdagangan Rabu, emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat merosot Rp 77.000 menjadi Rp 3.045.000 per gram. Penurunan yang jauh lebih tajam terjadi pada harga pembelian kembali (buyback) yang anjlok Rp 107.000 menjadi Rp 2.794.000 per gram.

Meskipun sempat mengalami aksi jual yang diduga sebagai langkah ambil untung (profit taking) dari level tertingginya selama setahun terakhir, karakteristik emas sebagai aset aman diyakini akan kembali bersinar jika eskalasi militer terus meluas. Kebangkitan instrumen ini juga diikuti oleh jajaran logam mulia lainnya pada perdagangan Rabu, di mana perak melesat 5,3% menjadi US$ 86,39 per ons, platina naik 5,1% menjadi US$ 2.189,68, dan paladium bertambah 3,6% menjadi US$ 1.705,71.

geolocana
Author: geolocana

Leave a Comment