Alba Bahrain Tutup 19% Kapasitas Aluminium Imbas Krisis Selat Hormuz

Reuters – 17 Maret 2026 – Aluminium Bahrain (Alba), pabrik peleburan aluminium satu lokasi terbesar di dunia, telah memulai penutupan terkendali atas tiga jalur reduksinya, yang secara efektif memangkas 19% dari total kapasitas tahunannya yang mencapai 1,62 juta ton. Penutupan terarah pada jalur 1, 2, dan 3 ini dirancang untuk menghemat persediaan bahan baku dan memprioritaskan stabilitas operasional pada jalur-jalur yang tersisa di tengah gangguan pelayaran di Selat Hormuz akibat perang AS-Israel dengan Iran. Timur Tengah menyumbang sekitar 9% dari pasokan aluminium global, dan krisis geopolitik yang memanas ini telah mendorong harga aluminium di London Metal Exchange (LME) ke level tertinggi dalam hampir empat tahun, baru-baru ini menyentuh US$3.546,50 per metrik ton.

Blokade maritim tersebut telah sangat membatasi pabrik peleburan di kawasan itu untuk mengimpor bahan baku utama seperti alumina maupun memenuhi pengiriman ke pelanggan, memaksa Alba mengumumkan status force majeure pada 4 Maret lalu. Kendala pasokan energi juga makin memperburuk tantangan industri ini; Qatalum di Qatar, yang sebelumnya menghadapi penangguhan pasokan gas, kini terpaksa hanya beroperasi pada kapasitas 60%. Selama masa penghentian operasional ini, Alba berencana melakukan perawatan aset, pemeliharaan, dan pembersihan ekstensif pada jalur yang ditutup untuk memastikan pabrik siap beroperasi kembali dengan aman dan efisien setelah kondisi geopolitik stabil.

geolocana
Author: geolocana

Leave a Comment