InvestorID – 09 Maret 2026 – PT Indo Tambangraya Megah Tbk ITMG merinci peta tujuan penjualan batu bara 2025 dengan fokus sisi permintaan: China menjadi pembeli terbesar (34%), sementara Jepang mengejutkan berada di posisi kedua (18%), mengungguli India (9%). Filipina menyerap 4%, sisanya tersebar di pasar Asia Pasifik seperti Korea dan Taiwan, sedangkan Indonesia menyerap 22%. Dari sisi volume, ITMG membukukan penjualan 24,7 juta ton (+3%) dengan produksi 21,2 juta ton (+5%), tetapi pendapatan terkoreksi 18% menjadi US$1,881 miliar akibat pelemahan harga jual rata-rata. Untuk 1Q26, ITMG menargetkan penjualan 6,8 juta ton dan produksi 5,1 juta ton; menariknya 45% target penjualan 1Q (3,06 juta ton) sudah berkontrak harga tetap, 54% (3,67 juta ton) memakai skema harga indeks, dan 1% (0,068 juta ton) belum berkontrak—di tengah harga batu bara sekitar US$135,25/ton yang naik 14,13% (atau US$16,75) dalam sepekan.